Skip to main content

Labels

PENA INFO

5 Level Kepemimpinan Efektif

Setiap pemimpin memiliki level nya masing-masing. Ada pemimpin yang sukses karena berani membayar mahal anak buahnya.

Ada juga pemimpin yang disegani karena fisiknya kuat sehingga tidak ada anak buahnya yang mampu mengalahkan kehebatan nya.

Tidak jarang pula pemimpin yang mampu menguasai anak buah karena warisan. Ya, warisan karena dia adalah anaknya pemimpin sebelumnya, putra mahkota.

Apa pun level nya, setiap pemimpin baru bisa menjalankan kepemimpinan nya jika pengikutnya mau terus menjadi pengikutnya.

Tidak peduli pada level apa pun dan tidak peduli dengan alasan apa pun. Selama masih banyak orang yang mau menjadi pengikutnya maka dialah pemimpin.

Bagaimana dengan kita? Sudahkah memiliki pengikut? Mohon jangan diartikan pengikut sebagai orang yang selalu setia dengan perintah atasan.

Lihatlah produk-produk di pasar. Produk yang paling laku dijual biasanya disebut sebagai pemimpin pasar.

Orang-orang di belakang produk tersebut adalah pemimpin yang berhasil mempengaruhi keputusan konsumen untuk membeli produknya.

Jika kita seorang pembicara dan banyak orang yang mau mendengarkan ucapan kita melalui seminar maka kita adalah pemimpin.

Anda seorang guru/dosen, penulis, profesional, dan segala profesi lainnya, kita adalah pemimpin untuk bidang masing-masing.

Berhasil atau tidak seorang pemimpin tergantung kemampuan, integritas, dan pemahaman nilai-nilai kepemimpinan yang kita yakini dan jalankan.

5 Level Kepemimpinan Efektif - Based on The Legendary Content “The 5 Levels of Leadership” by DR. John C. Maxwell

Level 1 - Positional Leader

Pemimpin pada level ini adalah pemimpin yang menduduki posisinya karena jabatan. Segala perilakunya tidak bisa lepas dari posisi resminya yang sudah ditentukan oleh pihak lain atau atas kesepakatan lainnya.

Para pengikut pemimpin ini lebih bersifat formal dan sekadar menaati peraturan saja. Kata kunci dalam level kepemimpinan ini adalah kewenangan (right).

Untuk Menjadi Seorang Positional Leader:
1. Berterimakasihlah pada orang-orang yang memberi Anda kesempatan untuk memimpin.
2. Dedikasikanlah diri Anda untuk mengembangkan kepemimpinan.
3. Bergeserlah dari jabatan menuju potensi.
4. Fokus pada gambaran organisasi Anda ke masa yang akan datang.
5. Mulailah membina hubungan dengan anggota tim Anda.

Level 2 - Permission Leader

Pada level kedua ini, kondisinya sudah berubah. Mungkin saja sang pemimpin jenis ini menjadi pemimpin karena kedudukan/posisi.

Namun, semua orang di lingkungannya memang mengharapkan dialah yang menjadi pemimpin sehingga terjalin hubungan yang sinergis.

Para pengikut bekerja atau beraktivitas dengan gembira. Pemimpin melakukan tugasnya bukan berdasarkan kewenangan lagi (right) melainkan sudah berdasarkan hubungan baik (relationship).

Untuk menjadi seorang Permission Leader:
1. Binalah hubungan dengan diri Anda sendiri sebelum berusaha untuk membina hubungan dengan orang lain.
2. Kembangkanlah gaya kepemimpinan yang berorientasi pada orang lain.
3. Jadilah motivator utama bagi tim Anda.
4. Seimbangkanlah antara kepemimpinan dan keterbukaan.

Level 3 - Production Leader

Pemimpin level ini membuktikan dirinya sebagai pemimpin karena kualitas/kuantitas hasil kerjanya (result).

Orang-orang mau mengikutinya karena mereka melihat pemimpinnya hebat dalam bekerja. Tidak hanya asal berbicara, tidak sekadar memberi instruksi, tetapi memberikan bukti nyata dan teladan buat anak buahnya. Pemimpin jenis ini biasanya pintar dalam memotivasi anak buahnya.

Untuk menjadi seorang Production Leader:
1. Mulailah mengembangkan orang-orang Anda menjadi sebuah tim.
2. Prioritaskan hal-hal yang memberikan nilai positif yang besar bagi organisasi Anda.
3. Siap dan bersedia untuk menjadi orang yang mendorong terjadinya perubahan.
4. Jangan pernah lupa bahwa tujuan Anda sesungguhnya adalah memberikan hasil dan prestasi.

Level 4 - People Development Leader

Level pemimpin makin meningkat dan terus meningkat dengan kemampuan lain yang menonjol. Level 4 ini adalah pemimpin yang mampu menular kan kehebatan nya kepada anak buah (reproduction).

Sehebat apa pun kita, jika kehebatan itu hanya milik diri sendiri maka efeknya tidak akan optimal untuk organisasi.

Kehebatan itu akan menjadi bola salju yang terus membesar jika ditularkan kepada orang lain. Inilah inti dari level keempat kepemimpinan.

Untuk menjadi seorang People Development Leader:
1. Recruiting - temukanlah orang terbaik.
2. Tempatkan orang yang tepat di tempat yang tepat (right man on the right place).
3. Modelling - tunjukkan cara untuk memimpin pada orang lain.
4. Equipping - bantu orang lain untuk melakukan pekerjaan mereka dengan baik.
5. Developing - mengajari followers Anda untuk hidup dengan baik.

Level 5 - Pinnacle Leader

Inilah tingkatan pemimpin tertinggi yang bisa dicapai seseorang. Dialah pemimpin sejati yang punya kemampuan komplit.

Bukan hanya kemampuan personal, teknis, dan profesional, tetapi juga keahlian komunikasi dan hubungan antarmanusia.

Efek dari berbagai kemampuan tersebut maka para pengikut sangat hormat kepadanya (respect). Tidak ada sikap lebih tinggi dari pengikut kepada pemimpinnya kecuali sikap hormat tersebut.

Untuk menjadi seorang Pinnacle Leader:
1. Pastikanlah ada banyak tempat kosong untuk memimpin.
2. Teruslah membimbing calon pemimpin terbaik.
3. Buatlah inner circle yang akan membuat Anda tetap realistis.
4. Lakukanlah hal-hal yang hanya bisa dilakukan oleh seorang pemimpin sejati.
5. Rencakan lah siapa yang akan meneruskan kepemimpinan Anda.
6. Tinggalkanlah keadaan positif sebagai hasil dari kepemimpinan Anda.

Setelah mengetahui 5 Level Kepemimpinan Efektif di atas, Anda perlu mengetahui cara-cara yang bisa membuat kepemimpinan Anda melesat dengan cepat pada postingan berikut ini, 7 Prinsip Pemimpin Sukses

Sekian artikel kali ini, semoga bermanfaat.

You Might Also Like:

Comment Policy: Sahabat Pena Info, silahkan berkomentar dengan bijak sesuai topik postingan halaman ini. Ingat, komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar