Skip to main content

Labels

PENA INFO

Food Photography, Tips Memotret Makanan Agar Terlihat Menarik

Penainfocom - Halo sahabat Pena Info, pada artikel kali ini Pena Info akan membahas tentang makanan. Bukan tentang rasa makanan nya yaa, tapi tips untuk memfoto makanan.

Seperti yang kita ketahui, makanan adalah elemen yang kuat dan sangat penting dalam pengenalan identitas sebuah restoran maupun suatu lokasi.

Oleh sebab itu, banyak orang kemudian membuat seni fotografi makanan. Termasuk juga pemilik restoran yang berlomba-lomba untuk menghasilkan fotografi makanan dengan ciri khas mereka sendiri untuk menarik pengunjung.

Ada banyak sekali jenis-jenis fotografi, salah satunya adalah food photography. Food photography adalah jenis fotografi yang menggunakan makanan sebagai objek pengambilan gambar.

Apapun yang ada di sekeliling objek foto tersebut merupakan hasil kreasi dan keputusan yang telah dipikirkan dengan matang oleh fotografer tersebut.

Tips Jitu Memotret Makanan Agar Terlihat Keren

Bagi kebanyakan fotografer, seni fotografi makanan adalah hal yang cukup sulit untuk dilakukan. Sebenarnya tidak sulit, namun tidak mudah juga.

Pertama, seorang fotografer harus menyusun sebuah konsep, kemudian seorang fotografer juga harus menata dan memastikan makanan yang akan dijadikan objek pemotretan tetap terlihat segar seperti saat pertama kali dihidangkan.

Nah langsung saja, berikut ini Pena Info akan memberikan tips-tips untuk menghasilkan foto makanan yang menakjubkan dan mampu menggugah selera.

A. Gunakan Porsi Makanan Secukupnya

Prosi makanan secukupnya yaitu tidak terlalu banyak bahkan cenderung lebih sedikit. Secara umum, orang-orang makan dengan porsi penuh, tapi dalam seni fotografi makanan tidak seperti itu.

Apa jadinya jika di foto makanan nya full namun pada kenyataannya sedikit? Pasti akan membuat konsumen merasa jengkel dan dibohongi.

Semakin sedikit porsi makanan yang ditampilkan dalam sebuah piring, maka semakin baik. Kenapa demikian? Hal ini dikarenakan orang yang melihat foto tersebut akan langsung fokus pada makanan utamanya bukan pada aksesoris di sampingnya.

Namun perlu diingat juga berikanlah sedikit ruang (space) di samping makanan tersebut, agar audiens dapat melihat-lihat setiap objek pada foto makanan tersebut.

Apabila anda meletakkan terlalu banyak komponen di samping objek utamanya, hal itu akan membuat foto menjadi tidak jelas atau tidak fokus.

Anda tetap perlu mempertahankan kesederhanaan yang akan ditampilkan untuk mendapatkan hasil yang seimbang dan menakjubkan.

B. Gunakan Makanan yang Baru Dihidangkan

Makanan yang nikmat punya batas waktu tersendiri. Nah sebaiknya gunakan lah makanan yang baru saja selesai dibuat. Manfaatkan lah waktu dengan sebaik mungkin selagi makanan masih hangat.

Contohnya, apabila anda ingin memotret dengan objek nya yaitu ‘soup’ dengan tampilan uap nya yang masih hangat, maka anda perlu mengatur timing yang tepat.

Aturlah kamera anda sebelumnya dan siapkan asesoris atau elemen tambahan, agar saat soup sudah dihidangkan Anda hanya tinggal memotretnya saja.

Dengan persiapan yang matang, tentu anda akan mendapatkan hasil yang memuaskan.

C. Jangan Menggunakan Flash Kamera

Jika anda menggunakan flash saat ingin memotret, maka akan memberikan efek yang kurang bagus untuk jenis makanan apapun itu. Kenapa hasilnya menjadi kurang bagus?

Hal ini dikarenakan adanya penambahan cahaya dari flash tersebut dalam jumlah yang cukup besar di sekitar makanan tersebut.

Sebaiknya matikan saja flash pada kamera anda pada saat ingin memotret makanan. Cahaya tambahan pada kamera akan membuat makanan akan terlihat lebih berminyak.

Cahaya di daerah sekitar makanan yang lembab juga akan mengganggu gambar yang dihasilkan nantinya.

Selain itu, adanya bayangan yang ditimbulkan dari cahaya flash kamera akan membuat foto menjadi aneh dan tidak menarik.

D. Sebaiknya Gunakan Tripod

Penggunaan tripod sebenarnya hanya opsional saja, namun akan sangat berguna apabila menggunakannya.

Tripod dapat anda gunakan untuk menjaga kamera agar tetap stabil saat anda hendak mengambil gambar. Dengan adanya tripod akan semakin memudahkan saat melakukan food photography.

Kenapa dapat semakin mudah? Hal ini dikarenakan tripod sudah menyangga kamera anda sehingga tangan anda benar-benar bebas mengkreasikan hidangan sesuai konsep yang diinginkan dengan cepat.

E. Gunakan Komposisi Warna Makanan yang Seimbang

Warna memainkan peran penting dalam fotografi. Memilih elemen makanan dengan warna yang terlalu mencolok akan membuat komposisi warna yang tidak seimbang.

Tidak semua warna cocok untuk digabungkan. Nah, di sinilah kreatifitas anda akan diuji. Kombinasi warna yang seimbang tentu akan menghasilkan foto yang berkualitas.

Selalu perhatikan komponen-komponen makanan yang digunakan serta alat-alat makan yang memiliki warna kontras.

Komposisi warna yang seimbang akan memberikan sebuah daya tarik yang mengagumkan, oleh sebab itu anda harus bijak dalam menentukan kombinasi warna dari elemen-elemen yang akan anda gunakan.

F. Komposisi Pencahayaan

Selain keseimbangan warna, komposisi dalam pencahayaan juga memainkan peran yang signifikan. Cahaya amat sangat penting dalam dunia fotografi.

Namun, apabila cahaya terlalu banyak di dalam satu tempat pemotretan maka hal itu menjadi tidak baik dan cenderung akan merugikan.

Di sisi lain, jumlah cahaya yang sedikit akan membuat orang-orang tidak menyukai foto anda karena hasil yang menjadi tidak menarik. Anda memerlukan alat bantu untuk mengontrol cahaya agar komposisi cahaya menjadi tepat.

Apabila dalam sesi pemotretan anda memanfaatkan cahaya matahari langsung, sebaiknya anda menggunakan diffusor untuk meningkatkan kualitas pencahayaan tersebut.

Namun seringkali cahaya matahari memancarkan sinarnya tidak pada daerah yang anda inginkan, sehingga menyebabkan gambar menjadi terlalu terang bahkan lebih terang dari objek foto anda.

Nah, jika terjadi hal demikian anda dapat menggunakan The Black Card Technique. Gunakanlah Black Card untuk memblok (memblokir) bagian paling terang yang ditimbulkan oleh pancaran sinar matahari langsung.

G. Gunakan Angle yang Berbeda

Angle atau sudut foto yang berbeda-beda akan memberikan kesan yang lebih menarik. Ini menunjukkan anda telah memainkan kreatifitas dan inovasi anda.

Angle foto yang beragam akan selalu lebih menarik dibandingkan dengan berfokus hanya pada satu sudut foto saja.

Manfaatkanlah semua angle di setiap area pemotretan untuk menciptakan foto makanan yang berkualitas dan beda dari yang lain.

Ada kalanya saat konsep yang sudah tersusun rapi tidak selalu menghasilkan foto-foto terbaik. Anda hanya perlu mengeksplor lagi menggunakan angle (sudut foto) yang berbeda-beda.

Mengambil gambar dengan angle yang berbeda juga memiliki keunikan tersendiri. Sudut foto yang berbeda untuk jenis makanan yang berbeda.

Misalnya saja, jika anda mendapatkan angle foto yang bagus untuk memotret cupcake, belum tentu angle tersebut juga bagus untuk memotret hidangan lainnya. Semua tergantung pada pilihan anda, dan pilihlah dengan bijak.

H. Perlihatkan Bahan Dasar Makanan

Tips fotografi makanan yang satu ini tidak ada salahnya jika anda mencobanya. Tampilkanlah bahan dasar makanan yang menjadi objek foto tersebut.

Nah, bahan dasar tersebut dapat sebagai ornament tambahan yang akan membuat foto anda menjadi lebih menakjubkan.

Di samping itu dengan memperlihatkan bahan dasar makanannya, secara tidak langsung akan memberikan informasi kepada pelanggan bahwa makanan tersebut dibuat dengan bahan-bahan yang berkualitas.

Sebagai contoh, anda ingin memotret yogurt stroberi, nah anda dapat meletakkan stroberi asli di sekeliling yogurt tersebut. Hal itu akan membuat visualnya menjadi lebih keren untuk dipandang.

Hasilnya pun menjadi menarik, lebih indah dan menakjubkan karena perpaduan harmonis dari warna yogurt dan buah stroberinya.

I. Foto Sambil Memeragakan Proses Pembuatan Makanan

Cobalah untuk memotret penyaji makanan yang sedang menyajikan sebuah makanan. Contohnya saat penyaji tersebut memarut coklat serta menaburkannya di atas kue. Tentu foto seperti itu akan menarik bukan?

Nah, contoh lain mungkin saat memotong makanan atau saat menyeduh sup, atau bahkan saat akan memakan suatu makanan. Atau anda memiliki ide lain?

Yaa impact nya memang akan luar biasa terhadap hasil foto anda. Orang-orang akan semakin tertarik untuk mencoba menu dalam foto tersebut.

Namun, perlu diingat jika anda memotret sebuah aksi dalam makanan tersebut, hendaknya fokus foto tetap pada makanannya.


Food photography memang tidak sulit namun juga tidak mudah untuk dilakukan. Kesulitannya saat ingin membuat sebuah konsep atau cerita yang akan disampaikan dalam sebuah foto.

Konsep yang dibuat kadang susah kadang mudah dimengerti oleh pelanggan. Itulah sebabnya fotografi makanan lebih mengedepankan kesederhanaan namun tetap istimewa.

Terus berlatih, tekun, tetap semangat serta kesabaran adalah kunci suksesnya, dalam setiap bidang apapun itu.

Jangan pernah menyerah jika hasil pertama tidak memuaskan. Teruslah belajar dan saling sharing kepada sesame fotografer. Usaha dan kerja keras akan membuahkan hasil yang membanggakan nantinya.

Sekian artikel kali ini, semoga bermanfaat. Selamat mencoba.

You Might Also Like:

Comment Policy: Berkomentarlah dengan bijak sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar