Skip to main content
PENA INFO
'Menu Pena Info'

Inilah 7 Alasan Kenapa Tidak Boleh Minum Sambil Berdiri

Halo sahabat Penainfo, apakah anda pernah mendengar seseorang mengatakan jangan minum sambil berdiri? Atau mungkin anda pernah dimarahi orangtua karena minum sambil berdiri?

Sejak kecil pasti kita selalu diajarkan untuk melakukan suatu kebiasaan yang baik. Misalnya adalah tidak minum sambil berdiri.

Hal tersebut memang ada benarnya juga, minum sambil berdiri berbahaya bagi kesehatan dan larangan minum sambil berdiri bukan tanpa dasar.

Akan tetapi dulu kita belum paham kenapa dilarang minum sambil berdiri.

Setidaknya anda pasti pernah minum sambil berdiri. Semua orang juga pasti pernah melakukan hal ini.

Alasan Tidak Boleh Minum Sambil Berdiri

Apapun itu jenis minumannya, minum sambil berdiri itu sebenarnya berbahaya dan tidak baik bagi kesehatan.

Jika anda sedang kehausan, maka sesegera mungkin minumlah air sambil duduk dan jangan sambil berdiri. Kenapa demikian?

Banyak hal yang menjadi alasan kenapa tidak boleh minum sambil berdiri. Hal apa sajakah itu? Berikut ini Penainfo akan mengulas alasan kenapa tidak boleh minum sambil berdiri.

1. Etika.

Duduk adalah posisi yang paling aman saat minum. Saat duduk, saraf yang ada pada tubuh kita dalam kondisi tenang dan dapat menerima air yang masuk ke dalam tubuh ataupun minuman lainnya.

Di samping karena alasan kesehatan, posisi duduk saat minum juga berkaitan dengan sopan santun.

Etika dalam minum air adalah dalam posisi duduk dan sebagai pola hidup sehat yang semestinya ditingkatkan dalam kehidupan bermasyarakat.

Namun berbeda halnya dengan para atlet yang minum sambil berdiri dikarenakan situasi dan kondisi saat itu.

2. Berbahaya pada kandung kemih dan ginjal.

Dalam tubuh kita terdapat suatu penyaring. Penyaring tersebut dinamakan sfringer. Apapun yang masuk ke dalam tubuh akan disaring oleh sfringer.

Jika minum saat posisi duduk maka air yang masuk ke dalam tubuh akan disaring oleh sfringer.

Sfringer adalah suatu susunan maskuler berotot yang dapat terbuka dan tertutup secara otomatis.

Namun sfringer ini hanya bekerja pada posisi duduk. Jadi pada saat kita minum sambil berdiri, maka air yang masuk ke dalam tubuh tidak akan disaring dan akan lewat begitu saja.

Setiap cairan yang masuk ke dalam tubuh akan melalui pada tempat penyaringan yang ada di ginjal.

Apabila minum sambil berdiri, air yang diminum tersebut otomatis langsung masuk menuju kandung kemih tanpa disaring lagi.

Ini merupakan suatu hal yang sangat berbahaya jika terus menerus dilakukan.

Kondisi seperti ini akan menghambat saluran sepanjang ureter karena terjadinya penumpukan atau pengendapan kotoran.

Hal itu dapat menjadi awal munculnya bencana karena banyak kotoran yang mengendap pada saluran ureter. Salah satunya adalah munculnya penyakit pengkristalan ginjal.

3. Otot dalam keadaan tegang.

Otot pada tubuh manusia akan tegang saat berdiri. Organ dalam tubuh tengah bekerja agar otot tubuh tetap tegak. Ini sebabnya seseorang tidak bisa tenang saat minum.

Namun apabila sesorang minum pada posisi duduk, otot dan saraf juga dalam keadaan tidak tegang dan tetap tenang, sehingga pencernaan akan siap menerima sesuatu yang masuk ke dalam tubuh.

4. Berakibat pada saraf.

Minum sambil berdiri beresiko pada refleksi saraf dan apabila terjadi dapat menyebabkan saraf menjadi tidak berfungsi, contohnya dapat mematikan detak jantung, sehingga dalam kondisi terburuk dapat mengakibatkan kematian mendadak.

Hal ini juga menyebabkan sistem saraf dipaksa untuk terus dan terus bekerja agar kondisi tubuh tetap stabil.

5. Menyebabkan sakit perut.

Dalam suatu kondisi seseorang akan merasakan nyeri pada tenggorokan dan juga perut karena pada saat minum dalam posisi berdiri, tenggorokan akan mengalami penyempitan dan langsung turun tanpa disaring terlebih dahulu.

6. Menyebabkan perut kembung.

Air tidak akan melewati dinding usus karena air yang masuk ke dalam tubuh mengalir terlalu cepat.

Itulah yang akan terjadi jika minum sambil berdiri. Kebiasaan seperti ini membuat seseorang mudah mengalami perut kembung, efeknya adalah ingin muntah dan rasa tidak nyaman pada perut.

7. Luka pada lambung.

Air yang kita minum dengan posisi berdiri masuk ke dalam lambung secara mendadak akan mengalir dengan tidak merata.

Hal ini akan menyebabkan lambung menjadi terluka karena makanan susah untuk dicerna. Luka tersebut akan membuat peradangan dan hal itu akan meningkatkan kadar asam lambung.

Bagaimana sahabat Penainfo? Sekarang sudah tahu kan alasan kenapa orangtua kita dulu melarang minum dengan posisi berdiri.

Jika sesekali melakukannya memang tidak ada masalah kesehatan yang serius, tapi jika hal itu sudah menjadi kebiasaan maka itu akan mengganggu kesehatan tubuh.

Tidak ada salahnya mengubah kebiasaan buruk menjadi kebiasaan yang baik, diawali dengan pengetahuan akan pentingnya kesehatan.

Usahakanlah duduk jika anda akan minum. Sekian ulasan mengenai alasan kenapa tidak boleh minum sambil berdiri.

Semoga bermanfaat.

You Might Also Like:

Comment Policy: Berkomentarlah dengan bijak sesuai dengan topik postingan halaman ini, tanpa mengandung unsur SARA. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar